Breaking

Friday, February 5, 2021

5 Langkah Mudah Belajar Reksadana Bagi Pemula

Jika kamu termasuk orang yang baru ingin memulai investasi, ada beberapa jenis yang disarankan untuk dipakai, salah satunya reksadana. Reksadana sendiri merupakan cara pengelolaan dana untuk investor melakukan investasi dalam instrumen-instrumen yang ada di pasar modal dengan membeli unit penyertaan reksadana terbaik.

Umumnya, dana ini dikelola oleh Manajer Investasi Indonesia dalam bentuk portofolio investasi, seperti pasar uang ataupun efek/sekuriti, obligasi, dan saham.

Membacanya memang agak membingungkan. Tapi sebenarnya reksadana cukup mudah dilakukan asal kamu mempelajarinya terlebih dulu sebelum memulai. Untuk membantu kamu, di bawah ini ada 5 langkah mudah yang bisa dilakukan untuk belajar reksadana bagi pemula.

Menentukan Tujuan Investasi Sejak Awal

Dalam proses belajar investasi reksadana kamu perlu menentukan tujuan melakukan investasi dan apa saja alasan memilih reksadana. Tentukan juga berapa lama ingin melakukan reksadana ini, apakah untuk jangka pendek atau jangka panjang. Dengan begini kamu bisa lebih terarah dan melakukan investasi reksadana sesuai kebutuhan.

Cari Tahu Untung - Rugi Reksadana

Belajar reksadana membuat kamu perlu mengetahui apa saja keuntungan dan kerugian yang mungkin akan diterima di kemudian hari. Perlu diingat jika investasi tidak bisa diprediksi kapan akan untung dan kapan akan rugi.

Salah satu indikator dari reksadana yang baik, yakni bisa stabil dalam segala kondisi. Ketika kondisi pasar sedang baik, keuntungan yang diperoleh bisa lebih tinggi, sebaliknya ketika kondisi pasar turun kerugiannya tidak terlalu besar.

Lihat Track Record

Kamu perlu cek kinerja reksadana dari track recordnya, misalnya pergerakan return dan risiko serta Nilai Aktiva Bersih (NAB). Dengan begini, kamu bisa lebih terbantu saat mengambil keputusan investasi.

Durasi penilaian kinerja reksadana dengan menggunakan data historikal sebaiknya dilakukan minimal lima tahun. Reksadana dikatakan baik bila selama lima tahun terakhir histori dari reksadana cukup stabil dan kerugian yang dialami tidak terlalu besar. Kinerja reksadana yang bagus juga ditandai dengan persentase yang naik di atas reksadana sejenis dan IHSG.

Pahami Isi Prospektus

Sebelum membeli reksadana, pastikan kamu sudah membaca isi dari prospektus. Istilah ini merupakan dokumen legal yang berisi penawaran investasi reksadana yang sudah disetujui oleh pihak berewenang. Informasi yang ada di dalamnya sangat menyeluruh soal reksadana.

Dengan membaca prospektus sebelum membeli, maka hal ini akan mengurangi terjadinya risiko kerugian yang cukup besar. Jika ingin membaca prospektus, kamu bisa mendapatkannya di bank agen penjual reksadana atau Manajer Investasi.

Ketahui Ragam Jenis Reksadana

Reksadana yang selama ini kita kenal memiliki empat jenis dan masing-masing memiliki berbagai kelebihan. Pertama, reksadana pasar uang yang dimaksudkan sebagai keseluruhan uang yang disimpan dalam obligasi, deposito, maupun Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Biasanya, jatuh tempo reksadana pasar uang berlaku kurang dari satu tahun dan risikonya kecil. Meski demikian, keuntungan yang diperoleh juga relatif lebih kecil.

Kedua, reksadana pendapatan tetap. Reksadana jenis ini biasanya disimpan dalam bentuk obligasi minimal 80%. Keuntungan yang bisa kamu dapatkan tinggi, yakni bisa meraih hingga lebih dari 10% per tahunnya.

Ketiga, reksadana index yang sebenarnya hampir sama dengan saham karena bisa diperjualbelikan di bursa saham dengan harga yang cenderung berubah-ubah. Keempat, reksadana campuran di mana jenis ini dijalankan dengan berbagai peraturan dari jenis jenis investasi reksadana sebelumnya dan memberikan keuntungan yang lebih besar.

No comments:

Post a Comment