Breaking

Thursday, November 28, 2019

Benarkah Lambung Intoleransi Laktosa Aman mengkonsumsi Susu Rendah Laktosa



Beberapa orang yang punyai intoleransi laktosa tidak dapat memakai susu hewani lantaran badan mereka tidak dapat mengolah gula laktosa yang ada pada susu. Karena itu, memakai susu ataupun produk olahannya malahan dapat menyebabkan bermacam tanda-tanda intoleransi, seperti sakit perut, kembung, diare, sampai mual serta muntah. Walaupun demikian, tidak bisa disanggah cukup sukar untuk sungguh-sungguh menjauhkan susu lantaran amat umum diproses berubah menjadi banyak jenis santapan. Lalu, apa dapat ganti susu biasa dengan susu rendah laktosa?

Apakah itu susu rendah laktosa (low lactose milk)?

Susu rendah laktosa ialah susu sapi yang takaran laktosanya lebih sedikit dari mestinya. Susu ini diproses memakai proses hidrolisis untuk merusak sejumlah besar molekul laktosa.

Setelah itu susu dapat ditambah enzim laktase serta dipasteurisasi. Enzim laktase penambahan itu nanti dapat merusak makin banyak laktosa yang masih tinggal. Sesudah proses ini tuntas, susu dapat disimpan saat dua puluh empat jam. Saat laktosanya udah menyusut lumayan banyak, susu dapat kembali melalui proses pasteurisasi untuk menyudahi pekerjaan enzim laktase.

Hasil akhir dari susu ini sekurang-kurangnya cuma punya kandungan 30% laktosa. Selain itu versus lactose free milk 99% bebas laktosa. Susu bebas laktosa (lactose-free) diproses dengan proses yang sama, akan tetapi ditambah enzim laktase yang makin banyak serta dipasteurisasi lebih lama hingga sampai kandungan laktosanya habis.
Apa susu rendah laktosa aman untuk orang intoleransi laktosa?

Badan orang yang punyai intoleransi laktosa tidak dapat menghasilkan cukup enzim laktase. Walau sebenarnya, laktase dibutuhkan untuk mengolah total laktosa dalam susu. Akan tetapi lantaran banyaknya enzim dalam tubuhnya sedikit, mengonsumsi susu justru dapat mengundang problem pencernaan.

Sebenarnya, orang dengan intoleransi laktosa direkomendasikan untuk batasi serta bukan sekalipun menjauhkan susu atau produk olahannya. Karenanya nutrisi dalam susu terus penting serta diperlukan oleh badan.

Menurut pengamatan dari jurnal Nutrients tahun 2018, orang yang intoleran bisa memakai susu rendah laktosa jadi trik mensiasati soal ini. Kebanyakan dokter bakal menyarankan Anda minum susu rendah laktosa.

Takaran laktosa dalam susu low lactose semakin lebih rendah dari susu sapi biasa sampai semakin lebih ringan diolah badan. Orang dengan intoleransi laktosa rata-rata bisa mengolah 12-15 gr laktosa perhari. Ini ialah ukuran laktosa dalam banyaknya yang sedikit sekali.

Kandungan nutrisi serta vitamin dalam susu sapi biasa, susu rendah laktosa, ataupun susu bebas laktosa juga sesungguhnya terus sama sampai Anda tak usah risau kekurangan.
Tidak cuman susu rendah laktosa, susu apalagi yang dapat dikonsumsi?

Apabila Anda persoalan mendapatkan susu rendah laktosa di ruangan rumah Anda, susu olahan berbahan nabati bisa menjadi pilihan pemenuhan gizi yang sama ada baiknya.

1. Susu almond

Susu almond ialah susu nabati rendah laktosa. Susu ini dibikin dari olahan kacang almond utuh, mentega almond, serta air.

Struktur susunya lebih cair ketimbang susu sapi biasa, serta rasa-rasanya lumayan manis. Itu mengapa susu almond kerap ditambah jadi pemanis kopi atau teh, jadi paduan smoothie.

Susu almond termasuk rendah kalori, protein, serta karbohidrat dibandingkan susu sapi. Secangkir susu almond seukuran 240 ml tanpa ada pemanis punya kandungan 30-35 kalori, 2,5 gr lemak, 1 gr protein serta 1-2 gr karbohidrat. Akan tetapi susu almond tinggi kandungan vitamin E yang diketahui jadi penangkal radikal bebas.

Supaya kemanfaatannya berasa lebih terbaik, putuskan susu yang dibikin dari 7-15% kacang almond murni.

2. Susu kedelai

Susu kedelai bisa juga mengambil alih susu sapi yang rendah laktosa. Kandungan protein dalam susu kedelai dipandang sama dengan susu sapi. Kandungan kalsiumnya lumayan tinggi, kurang lebih 500 mg kalsium per 1 gelas hidangan.

Menurut National Center for Complementary and Integrative Health, memakai protein kedelai sehari-hari bisa turunkan cholesterol jahat LDL sampai baik dikonsumsi oleh orang yang miliki cholesterol tinggi serta penyakit jantung.

Khasnya , susu kedelai punya kandungan anti-oksidan style isoflavon yang bisa kurangi peradangan pada tubuh serta punya harapan menopang menghambat kanker.

3. Susu oat (gandum)

Susu oat alias susu gandum bisa menjadi pilihan dari susu rendah laktosa. Rasa susu oat rata-rata lebih manis serta mudah di lidah. Seperti sama susu yang lain, Anda dapat menggunakan susu ini untuk paduan sereal atau smoothie.

Susu ini secara prinsip dibikin dari paduan gandum serta air. Akan tetapi, sejumlah produsen susu oat mungkin memasukkan minyak, garam, serta buah kurma untuk membuahkan rasa serta struktur susu yang diharapkan.

1 gelas susu oat yang sama dengan 240 ml punya kandungan 140-170 kalori, 4,5–5 gr lemak, 2,5–5 gr protein serta 19–29 gr karbohidrat. Disaksikan dari banyak, kalori dalam susu gandum sama seperti susu sapi. Akan tetapi, kandungan karbohidratnya 2 kali lipat dari susu sapi.

Ingat, tidak cuman dari susu rendah laktosa, Anda pun direkomendasikan memakai makanan yang lain untuk memudahkan kerja pencernaan mengolah serta menyerap laktosa.

No comments:

Post a Comment