Breaking

Sunday, November 17, 2019

Sudah Tahu Air Zam Zam Situ Lengkong Kini Disuling? Simak Disni

Sudah-Tahu-Air-Zam-Zam-Situ-Lengkong-Kini-Disuling-Simak-Disni
Beriwsata tak hanya pergi ke sebuah tempat rekreasi yang identik dengan kegiatan seru. Indonesia sendiri mengenal yang namanya wisata religi yang tak kalah populer dengan wisata lainnya.
Salah satu tempat yang kerap dijadikan tempat ziarah adalah Situ Lengkong yang berada di Ciamis. Uniknya lagi tempat ini juga memiliki air yang dianggap membawa berkah dan kerap disebut dengan Air Zam Zam Situ Lengkong. Lebih jelas simak ulasannya.

Mengenal Situ Lengkong Hingga Air Zam Zamnya Yang Tersohor 
 
1. Selayang Pandang Situ Lengkong
Mengutip dari harapanrakyat.com, Situ Lengkong merupakan sebuah danau yang kini menjadi salah satu destinasi wisata di Ciamis. Danau ini terletak di Kuningan dan Kabupaten Majalengka dengan luas sekitar 9,25 hektar.

Para pengunjung yang datang tak hanya untuk ziarah namun juga untuk menikmati keindahan alam dari tempat ini sendiri. Di tengah danau terdapat sebuah pulau yang diberi nama Nusa Larang. Suasananya yang sejuk dan asri membuat tempat ini banyak dijadikan destinasi liburan.

Hingga kemudian pada tahun 2000, Presiden RI yang menjabat saat itu yakni (Alm) Gusdur atau yang memiliki nama lengkap Abdulrahman Wahid ini mengunjungi Situ Lekong. Hal inilah yang membuat Situ Lengkong menjadi wisata religi. Karena dalam area ini dapat dijumpai makam anak dari raja Panjalu yang bernama Prabu Hariang Kencana. Lokasinya sendiri berada di Nusa Larang yang bisa diakses dengan mengunakan perahu yang bisa disewa.

2. Adanya Air Minum Yang Disebut Air Zam Zam
Terlepas dari keindahan alamnya, Situ Lengkong juga memiliki air zam zam situ Lengkong yang tersohor. Semua ini berawal dimana ada air disetiap penampuangan yang bisa diminum. Karena sebelumnya air telah mengalami proses penyulingan dan juga penyaringan sederhana. Kini air ini juga menjadi ikon wisata ziarah dan dianggap membawa berkah. Banyak peziarah yang memanfaatkan untuk berwudhu dan juga meminum air danau tersebut.

Para peziarah meyakini jika air ini mengandung air zam zam berasal dari Mekkah. Dan kini banyak yang menyebutnya sebagai air zam zam Panjalu. Beberapa peziarah bahkan menjadikan air ini sebagai oleh oleh untuk dibawa pulang ke rumah. Ada cerita panjang yang membuat air ini di sebut sebut sebagai air zam zam dari Mekkah. Namun tak banyak juga peziarah yang menyamakan air ini untuk langsung diminum atau menyamakan dengan air zam zam.

Beberapa tahun sebelum adanya penyulingan oleh pengelola, banyak peziarah yang langsung meminum langsung air zam zam Situ Lengkong ini. Bahkan ada yang memasukkan ke dalam botol plastik untuk di bawa pulang. Dari sumber harian rakyat.com pihak pengelola akhirnya menyuling air danau ini agar aman di konsumsi. Air ini kini disimpan dalam sebuah wadah plastik yang bentuknya besar agar mampu menampung banyak.

Di dalam setiap wadah nantinya terdapat kran yang bisa memudahkan para peziarah untuk mengambil air yang dianggap membawa keberkahan ini. Namun berkah juga tidak akan bisa hadir tanpa adanya usaha yang mengikuti. Sehingga keberkahan tetap harus diusahakan dan dikembalikan kepada masing masing individu. Karena atas izin Yang Maha Kuasalah manusia mampu menerima keberkahan yang selalu diharapkan oleh semua makhluk di bumi.

3. Fasilitas Situ Lengkong Kini Telah Memadai
Karena selalu dipadati oleh pengunjung di saat saat tertentu, tak hanya menjadikan air zam zam Situ Lengkong aman dikonsumsi saja. Kini Situ Lengkong juga telah menyediakan fasilitas memadai yang disediakan untuk para pengunjung. Dengan adanya fasilitas ini diharapkan pengunjung yang datang bisa memanfaatkannya dengan baik. Pengunjung juga bisa membeli oleh oleh atau menyewa perahu untuk menyusuri Situ Lengkong.

Menjadi tempat yang penuh dengan cerita sejarah dan juga menjadi ziarah, Situ Lengkong patut dijaga kelestariannya. Dengan menjadi pengunjung yang baik dan selalu menjaga alam yang ada agar tetap lestari. Di luar kepercayaan masing masing ada baiknya untuk tak mempercayai suatu hal secara berlebihan. Mengingat semua kekuasaan terletak di tangan Tuhan yang Esa, dan untuk meraih keberkahan juga harus diimbangi dengan doa dan usaha.

No comments:

Post a Comment