Breaking

Wednesday, September 25, 2019

Inilah Hunian Yang Di Cari Millennial

Tempat tinggal buat milenial akhir-akhir ini seringkali jadi pembicaraan. Tersedianya rumah serta ciri-ciri milenial yang tidak mau repot jadi unsur susahnya mereka memperoleh rumah.

Milenial umumnya ingin hidup serba praktis. Mereka malas berkorban tenaga dan waktu untuk beli rumah yang jauh dari tengah kota.

Sesaat ditengah-tengah kota tempat hanya terbatas. Hal tersebut membuat harga tempat tinggal di kota melompat mencolok. Sedang milenial yang rata-rata baru saja kerja masih mempunyai penghasilan yang hanya terbatas. Akhirnya umumnya dari mereka lebih pilih sewa rumah atau kos.
Tetapi menurut satu diantara pengembang, PT Adhi Persada Property (APP) golongan milenial sebetulnya ingin beli rumah tapak walau di tepian ibu kota. Perlu dikit usaha untuk mengerti kemauan golongan milenial.

"Mereka perlu keringanan untuk semuanya. Pokoknya mereka tidak ingin repot," kata Direktur Pemasaran APP Wahyuni Sutantri di JCC.

Menurut dia hal tersebut telah dibuktikan oleh APP lewat satu diantara project perumahannya The Anggana Village Cibinong. Perumahan itu dibikin dengan ide Smart Living.

Perumahan itu tawarkan keamanan yang diawasi CCTV sepanjang 24 jam penuh. Selanjutnya tempatnya dekat sama pusat pemerintahan Pemda Cibinong. Paling tidak milenial tak perlu pusing untuk mengurus masalah administrasi pemerintah.

Dari bagian sarana koneksi internet fiber optic. Paling tidak sarana itu dapat menganakemaskan golongan milenial yang haus akan koneksi internet. Ada pula co-working ruang.

Selanjutnya yang sangat penting, golongan milenial ogah repot dalam soal akses ke arah tengah kota. Lalu hal remeh yang cukup kritikal ialah milenial cari rumah yang dekat sama tempat pelepas capek seperti kafe-kafe atau mall.Menurut Proyek Director The Anggana Village Tomy Fitrianto, dari 330 unit yang ada telah lebih 50% terjual. Menariknya 20% salah satunya ialah golongan milenial. Sesaat bekasnya dibeli oleh customer dengan umur dalam tenggang 35-45 tahun.

"Signal bagus dari bagian tanggapan, sebab dengan realisasi penjualan untuk milenial 20%an. Jadi yang mereka kehendaki ya praktis. Skema rumah jika dapat semua computerize, mereka maunya tahu bersih lah, semua digenggam pengelola," katanya.

No comments:

Post a Comment